Prosedur Guiding Ke Objek Wisata


SOP kunjungan tur di obyek wisata adalah memastikan jenis kendaraan yang digunakan. Perjalanan laiknya dipandu pramuwisata dengan penyampaian rincian informasi, seperti apa yang supir dan peserta tour perlu ketahui saat duduk di dalam kendaraan selama perjalanan. Informasikan kepada peserta posisi sekarang berada dan ke mana arah tujuan tur. Informasi kepada peserta bila jaket, jas hujan, atau payung perlu dibawa, atau bila barang yang tidak perlu dibawa agar ditinggal dalam kendaraan. 


Informasi kepada peserta lamanya kunjungan dijelaskan dengan menggunakan waktu selama 30, 60, atau 80 menit. Saat berkumpul atau ketika bus berangkat agar mereka dapat menyesuaikan waktu. Informasi kepada peserta lokasi penjemputan – bila mungkin, di tempat yang sama saat turun. Ingatkan peserta gambaran kendaraan dan saran mengenali sopirnya. Bila rombongan terdiri dari beberapa bus, pastikan bahwa kendaraan diberi tanda nomor 1, 2,3, dan seterusnya agar peserta mudah mengenalinya.


Jelaskan aturan untuk rombongan yang berlaku: perlu Pramuwisata lokal ataukah jalan sendiri ?
Bila menggunakan Pramuwisata lokal, sarankan peserta untuk tetap bersama dan mengikuti pramuwisata setiap saat. Perkenalkan Pramuwisata lokal yang bertugas memandu. Informasikan kepada peserta lokasi parkir, toilet, fasilitas air, kedai belanja, keamanan, pusat informasi dan lain-lain.


Sarankan peserta tentang aturan keselamatan berkunjung di obyek wisata. Pergunakan walkway, atau penyebrangan yang telah disediakan. Tetap di sebelah kiri atau kanan saat berjalan, sesuai arah lalu lintas. Peringatkan bila jalan berlubang atau rata, teras yang licin, berbatu dan lain-lain sesuai profil tamu atau kondisi lapangan yang telah diketahui dan dipersiapkan.


Masing-masing agar jaga barang-barang bawaannya. Sarankan tempat dan waktu yang lebih baik bila peserta mau berfoto atau membuat foto group. Persiapkan peserta bila diharuskan melewati pemeriksaan apa yang boleh dan tidak boleh dibawa ke obyek seperti makanan, minuman, pisau, permen karet dan lain-lain.


Saat tiba di Restauran: Ketahui menu makanan dan minuman yang dipesan tamu. Informasikan kepada peserta apa yang termasuk di dalam paket menu makanan, seperti: jumlah sajian masakan, jenisnya apa saja dan minuman apa yang tidak termasuk dalam paket menu. Ketahui pesenan peserta untuk menu vegetarian, non alkohol, no pork, dan lain-lain.


Informasikan lokasi toilet sebelah mana. Cek dan hitung jumlah tempat duduk. Keluarga yang ada anak-anak pastikan duduk tidak terpisah dengan orang tuanya. Pastikan peserta dilayani dengan baik dan tidak terlalu lama menunggu. Pramuwisata duduk terakhir dan selesai makanan lebih dulu

Sarankan peserta 15 menit bersiap sebelum waktu berangkat. Pastikan tagihan nota (bill) makanan sudah dibayar atau berikan voucher bila ada. Cek semuanya terkait rombongan, pastikan tidak ada barang yang tertinggal. Pastikan juga peserta tidak ada yang tertinggal. 

Saat tour selesai: Sampaikan terima kasih kepada supir atas kenyamanan dan perhatiannya. Ucapkan salam perpisahan dan harapan berjumpa lagi kepada supir dan peserta. Tanyakan supir untuk memeriksa bagasi di atas overhead setelah semua peserta pergi. Pastikan semua peserta telah mengisi lembaran feedback untuk laporan ke kantor.

Pengecekan saat menuju obyek wisata. Tentukan tempat berkumpul yang nyaman seperti: dekat penjemputan kendaraan, atau yang tidak jauh dari tanda kendaraan boleh berhenti. Dan dimana yang memungkinkan ada shelter tempat berlindung. Pakailah seragam yang menyolok sehingga mudah diikuti peserta. Tenang serta meyakinkan dan senyum.

Saat rombongan berkumpul, hitung jumlah peserta, tapi jangan menghalangi pintu masuk obyek atau arus pejalan kaki. Bila rombongan tiba dengan kendaraan, tunggu peserta yang ada di belakang tiba di tempat berkumpul sebelum berbelok di sudut jalan, memasuki gerbang obyek wisata, dan mulailah untuk berkomentar. Tunggu sampai semua peserta berkumpul.


Perkenalkan kembali diri anda, dan buat aturan: Minta peserta untuk mengikuti pramuwisata.
Pantau pergerakan rombongan dan bila perlu ingatkan kembali program perjalanan. Jelaskan rute yang dilalui, mungkin menggunakan peta. Indikasi tingkat kesulitan di lapangan, hal-hal yang dapat membahayakan, lamanya kunjungan tour, dan lokasi tour berakhir.

Jelaskan langkah preventif: apa yang harus dilakukan bila ada peserta tersesat, peserta tur perlu tindakan emergency, atau bila ingin meninggalkan tour lebih awal. Hal ini penting agar peserta memberitahu pramuwisata. Jelaskan aturan yang berlaku menurut adat istiadat dan undang-undang.


Pertimbangan keselamatan tur: Pakailah sepatu yang nyaman untuk berjalan. Bila obyek wisata panas, pastikan peserta membawa air minum. Pastikan rombongan berjalan di sebelah kiri atau kanan untuk menghindari arus pejalan kaki. Ingatkan peserta untuk mengikuti instruksi dari pemandu saat menyebrang jalan atau di daerah yang beresiko, sementara awasi peserta setiap saat.


Pandanglah menyapu hingga tampak peserta yang di belakang. Biasanya tour leader berjalan paling belakang. Lakukan kordinasi ini seringkali agar tidak ada peserta yang tertinggal. Jangan lupa beri peserta kesempatan untuk bertanya. Ingat layanan prima pramuwisata menjadi harapan peserta tur yang ujungnya kepuasan (mcnews/amm).


0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama