50 Pramuwisata di Propinsi Papua, Ikuti Uji Kompetensi di Pulau Biak


Biak - Papua, MC News HPI - Sebanyak 50 Pramuwisata di Propinsi Papua mengikuti kegiatan Uji Kompetensi untuk mendapatkan Sertifikasi Profesi sebagai Pemandu Wisata. Acara tersebut dilaksanakan pada Jumat ( 11/09/2020 ) , yang berlangsung di Hotel Mapia Biak. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh DPC HPI Biak Numfor, dengan mendatangkan Lembaga Sertifikasi Profesi ( LSP ) Maestro indonesia dari jakarta.

Ketua DPC HPI Biak Numfor , Abraham Rudolf Ronsumbre kepada MC News HPI menjelaskan, kegiatan ini diikuti oleh seluruh anggota DPC HPI Biak Numfor dan ikut serta pula peserta dari Kabupaten Supiori, Kabupaten Manokwari dan Kota Jayapura termasuk Guide Selam. Ia juga menjelaskan kegiatan Uji Kompetensi profesi Pramuwisata ini bekerjasama dengan LSP Maestro indonesia yang merupakan salah satu kepanjangan tangan dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi dan juga mendatangkan Asesor dari DPD HPI Papua Barat. " Kami mengucapkan banyak terimakasih kepada Pemkab. Biak Numfor melalui Dinas pariwisata Kabupaten Biak Numfor yang mendukung  acara Uji Kompetensi ini supaya semua Tour Guide yang ada di Kota Biak memiliki Sertifikat Kompetensi"  Ujarnya. 



Ia juga menjelaskan dari total 50 Guide Lokal yang mengikuti Uji kompetensi ini harus dibagi menjadi 2 sesi untuk mengindahkan Protokol kesehatan. "Demi keamanan kita bersama untuk mengurangi resiko Covid-19, sengaja peserta kami bagi 2 kelompok, yang kelompok pertama mengikuti ujian dari pagi sampai siang, separuhnya mengikuti uji kompetensi dari siang sampai sore" terangnya. Peserta juga kami wajibkan mencuci tangan setiap sebelum masuk ruang ujian dan selalu menggunakan masker" imbuhnya.  




Sementara itu Rezky Januar, Manager Sertifikasi dari LSP Maestro mengatakan bahwa acara Uji Kompetensi yang dilaksanakan LSP Maestro indonesia tahun 2020 ini, Biak adalah tempat yang ke-4. " Tahun ini LSP Maestro sudah menyelenggarakan Sertifikasi di empat tempat,  yang pertama di Gorontalo, yang ke-2 di Sorong Papua barat, lalu yang ke-3 di Pulau bangka dan terakhir di Biak ini" ungkapnya. Rezky juga mengatakan, LSP Maestro dalam penyelenggaran Uji Kompetensi sudah menggunakan sistem komputerisasi  sehingga peserta akan mengerjakan Ujian tulis secara online. Ia pun meminta para peserta untuk bisa serius mengikuti Uji Kompetensi ini sampai selesai. " Kami harapan seluruh peserta tetap semangat sampai selesai mengikuti Uji Kompetensi sampai selesai, dan tunjukkan kepada para asesor segala kemampuannya, supaya para asesor bisa pemberi penilaian bahwa para peserta Uji kompetensi memang kompeten di bidangnya.




Sebelum acara Uji Kompetensi dilaksanakan, Kepala Dinas Pariwisata Biak Numfor Turbey Onisimus Dangeubun juga sempat memberikan sambutannya. Didepan peserta Uji Kompetensi ia mengatakan bahwa Pramuwisata adalah jantung dari Pariwisata, karena para wisatawan akan menyerap informasi yang akan diberikan oleh para Guide wisata. Terkait Uji Kompetensi ini Kepala Dinas Pariwisata biak Numfor juga mengatakan bahkan Sertifikasi ini adalah sebuah hal yang penting untuk diikuti oleh para Pemandu Wisata . " Untuk mendapatkan nilai lebih, setiap pemandu Wisata harus mengikuti Sertifikasi ini. Sertifikasi itu berlaku secara nasional maupun internasional. Apabila tidak mengikuti sertifikasi, kualitas pelayanan kita  bisa dianggap tidak standar" ungkapnya.




Ketua DPD HPI Papua Barat Mathias Rumbruren yang hadir dalam acara tersebut juga berkomentar, bahwa pelaksanaan Sertifikasi atau uji Kompetensi  yang dilakukan di Pulau Biak ini adalah sebuah langkah maju untuk meningkatkan SDM Kepariwisataan di Propinsi Papua pada umumnya maupun kabupaten biak Numfor khususnya. "Sertifikasi kompetensi ini merupakan sebuah langkah maju untuk pemandu wisata di propinsi papua agar supaya guide di Biak memiliki legalitas. Karena ini akan mendapatkan sertifikat dari BNSP untuk peningkatan SDM Pariwisata di Kab. Biak Numfor. kami sangat mengharapkan pelaku wisata lain seperti PHRI dan ASITA  untuk ikut serta mensukseskan acara seperti ini " terangnya.

Mathias juga mengakui Potensi Wisata yang ada di Biak Numfor akan menjadi Daya tarik wisata yang bagfus apabila dipromosikan secara maksimal. "Potensi Biak ini luar biasa banyak,baik wisata di darat maupun di bawah laut. Kami dari DPD HPI Papua Barat siap bermitra dan bersiergi dengan Pemda Biak Numfor untuk bersama - sama membangun Pariwisata daerah papua. (mcnews/dks) 

0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama