Kenangan Di Pulau Sumba (Catatan Sangtu Subaya)


 Bersama Rekan Pengurus DPD HPI NTT 
Agus Bataona dan Rode Maukari ( dari kiri ke kanan)


Penulis : Sangtu Subaya ( Ketua Umum  DPP Himpnan Pramuwisata Indonesia ) 

Kunjungan kerja selaku Ketum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) ke Nusa Tenggara Timur menyisakan duka. Hari itu selepas pesawat meninggalkan bandara (2/4) beberapa saat kemudian NTT diterjang badai dan banjir bandang. Kehadiran kami di Sumba atas undangan teman-teman DPD HPI NTT. Pada hari yang sama kami meninggalkan Waingapu Sumba Timur pk 11.40 dengan Wing Air menuju Denpasar. Kemudian teman Pengurus DPD HPI NTT, Agust Bataona dan Sis Rode Maukari pulang ke Kupang berselang 10 menit. Sepeninggal kami bandara sudah tidak bisa melayani penerbangan lagi. Badai mengamuk. Bandara Umbu Mehang Kunda tergenang air cukup tinggi. 

Tiba di Sumba Barat Daya,
dijemput  Korwil DPD HPI  NTT  Bapak Philipus Renggi 


Esok harinya Rode menelpon dengan cerita yang menyesakkan dada. Pesawat ATR yang mereka tumpangi 3 kali terhempas mengalami sudden drop, pesawat baling-baling itu jadi mainan angin badai di udara. Penumpang menjerit histeris. Penerbangan satu jam Waingapu - Kupang terasa begitu lama menyiksa. Puji Tuhan, akhirnya pesawat mendarat di El Tari, Kupang. Rode dan Agust (asal Maumere Flores) terpaksa menunggu hari penerbangan lanjutan. Kota Kupang bersedih. Listrik mati dan fasilitas umum banyak yang rusak. Hari-hari mereka lewati dengan kekhawatiran dan menakutkan. Kebersamaan dan kenangan kemarin di pulau Sumba berubah menjadi penderitaan yang memilukan. Peristiwa itu telah satu bulan berlalu, catatan kenangan ini sekedar melepaskan suasana keprihatinan menatap indahnya hari esok. 

  Pelantikan DPC HPI Sumba Timur dan Tengah


Ya Catatan ini dimaksud membalik keadaan, tidak selamanya kita harus meratapi kemalangan. Penanganan bencana dan bantuan juga sudah maksimal. Optimisme berkarya mesti dibangkitkan lagi dengan mengingat  kenangan indah yang menghibur hati. Itu adalah salah satu cara pemulihan therapi jiwa. Dalam kebersamaan itu, kami melihat pulau Sumba begitu eksotis. Banyak obyek wisata menarik dan unik telah kami kunjungi. Sambutan masyarakatnya luar biasa menyenangkan setiap lokasi kunjungan. Semua itu dapat memicu semangat untuk menata  pariwisata NTT menjadi lebih maju. Tuhan  memberi cobaan. Tentu sebatas kemampuan manusia memikulnya. Dalam rentang waktu, setiap cobaan pasti mengandung makna.

wakil bupati Sumba Tengah  Bersama Penulis 
pada Pelantikan DPC HPI Sumba Tengah


Bagi kami, pulau Sumba meninggalkan kenangan yang tidak terlupakan. Bentang alam savana yang asri eksotis membentang seolah tanpa tepi. Dihuni kuda-kuda liar yang bebas berkelana mempercantik daya tarik Nusa Tenggara Timur. Bila saja kita berkunjung dan bercengkerama dengan warga disana, kenangan indah pasti memanggil-manggil untuk datang berkunjung ke Pulau Sumba kembali.


Desa Tradisional Praijing di Sumba Barat


Kepercayaan Marapu yang dipegang teguh, tradisi  pasola, rumah adat yang unik, peninggalan megalitik dan rumah mama raja yang penuh cerita,  pantai pasir putih yang menawan dan keramahan penghuninya.  Lengkaplah sudah, modal yang dimiliki untuk menarik wisatawan. Di mata kami, sebagai pemandu wisata, semua itu memberi kesan mempesona dan unik. Bagi yang telah berkunjung bisa mengulik kerinduan untuk datang kembali. 

di Lobby Hotel /Villa Nihiwatu 
The Best Resort In the World


Dari perspektif pariwisata, sekarang Pulau Sumba dapat dikatakan sebagai destinasi nasional sedang naik daun (emerging destination). Investor berlomba menanamkan modalnya di sektor perhotelan. Banyak hotel yang sedang dibangun. Banyak anak muda dikirim ke luar untuk menggali pengalaman dan belajar pariwisata. Nanti mereka kembali agar membangun daerahnya.  Di sana sudah berdiri hotel Nihi Sumba yang mendapat predikat the best hotel in the world, hotel terbaik di dunia, versi Travel & Leisure. Sekarang menyusul hotel Lelewatu yang cukup mempesona di tebing yang berpantai. Para influencer seperti Raffi Ahmad, Atta dan Aurel sudah didatangkan ke sana. Efeknya cukup signifikan. Saat kunjungan kami (30/3) lalu di kedua hotel tersebut kami mendapat informasi bahwa untuk libur Lebaran 1442 ini sudah banyak reservasi. Mudah2an ini bisa mengobati penderitaan masyarakat pasca bencana.

Merasakan Kuda Sumba


Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) ada di seluruh pelosok tanah air di 34 Provinsi dan 217 kabupaten/kota. Peran pramuwisata atau di masyarakat lebih dikenal dengan sebutan gaid (guide) dalam pembangunan dan pengembangan pariwisata, sangat strategis. Di NTT pramuwisata sangat diperhitungkan, mengingat jaringan mereka cukup luas. Ditambah sekarang dengan kemajuan teknologi informasi. Semua guide punya gadget. Obyek wisata dan tempat-tempat berfoto yang menarik adalah lahan keseharian mereka. Guide Sumba adalah penghubung semua komponen pariwisata nasional seperti : hotel, restoran (kuliner) obyek wIsata, budaya, cindramata oleh-oleh, desa adat masyarakat lokal dan lainnya. Dari sudut inilah keberadaan HPI di Pulau Sumba mendapat perhatian besar dari Pemda setempat bahkan pusat. 

Semangat dan kerja keras pramuwisata NTT turut memajukan pariwisata tak kenal lelah. Terimakasih kepada Ketua DPD HPI NTT Agustinus Bataona, Sekretaris Rode Maukari dan Korwil DPD Pilipus Renggi dan semua pihak atas terlaksananya pelantikan pengurus di keempat DPC HPI Sumba. Terutama Pemda setempat yang memfasilitasi dan mendukung dengan kehadiran Bapak Bupati dan jajarannya pada acara tersebut. Catatan di atas adalah oleh2 kami dari Sumba. Bila Pandemi berakhir dan pariwisata pulih kembali, mari teman-teman HPI berkunjung ke pulau Sumba. Yuk saling menguatkan sambil memperkaya pengetahuan produk pariwisata yang sangat berguna dalam menyambut dan melayani wisatawan. (Sangtu Subaya 3/5/20)




0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama